Junior21_
2026-06-23 20:40:11
7641文字
Public
 

Malam Pilihan Theater (C.Y. & A.R.) [Request]


Malam itu Theater JKT48 terasa berbeda. Setelah pertunjukan reguler selesai dan penonton pulang, acara khusus “Sponsor Exclusive Night” dimulai di ruangan VIP lantai atas. Hanya segelintir member yang dipilih untuk hadir. Malam ini, dua member yang terpilih langsung oleh manajemen adalah Cynthia dan Anindya.

Cynthia, member dengan visual mature, payudara sedang berisi yang selalu jadi sorotan fans, dan tubuh berlekuk sempurna. Anindya, member imut dengan bokong montok, wajah babyface, dan aura polos yang membuat orang ingin melindunginya sekaligus menghancurkannya.

Kedua gadis itu berdiri di tengah ruangan VIP hanya memakai lingerie hitam transparan dan kalung slave kecil bertuliskan “JKT48 Private Property”. Mereka berdua masih mengenakan make-up panggung yang sedikit luntur karena keringat penampilan tadi.

Melody, General Manager Theater, berdiri di depan mereka dengan senyum dingin yang berkuasa. Di sampingnya, Shani Wakil GM Theater memegang dua buah vibrator telur premium.

“Malam ini kalian berdua dipilih oleh sponsor utama dan staff senior,” kata Melody dengan suara tegas. “Cynthia, kamu dipilih karena body-mu sangat marketable. Dada besar, pinggul lebar, dan ekspresi wajahmu yang mudah menangis. Anindya, kamu dipilih karena wajah innocent-mu dan bokong yang empuk. Sponsor suka tipe yang terlihat rapuh.”

Anindya (Anin) menggigit bibirnya, tangannya gemetar. “Kak Melody Ci Shani ini ini benar-benar harus? Aku masih baru aku takut

Cynthia mencoba lebih tenang, tapi suaranya bergetar. “Kami idol kenapa harus seperti ini? Aku aku nggak siap melayani sponsor sebanyak itu

Shani tertawa pelan sambil mendekat. Ia memasukkan vibrator ke dalam vagina Cynthia terlebih dahulu, lalu ke Anindya. Getaran rendah langsung dinyalakan.

“Hngh!” Cynthia tersentak, pahanya langsung merapat. “Ahh getarannya pelan dulu Kak ini terlalu dalam

Anindya langsung mengeluarkan desahan kecil. “Aaa Kak Shani perutku aneh hah hah jangan getar kuat-kuat
Melody mendekat dan mengusap pipi Cynthia. “Ini sudah jadi bagian dari kontrak kalian sebagai member. Kalian dipilih karena kalian punya potensi besar untuk ‘membangun hubungan baik’ dengan sponsor. Malam ini kalian resmi jadi slave mereka. Full submission. BDSM light sampai berat. Kalian tidak boleh menolak.”

Vibrator dinaikkan sedikit intensitasnya. Kedua gadis itu sudah mulai gelisah. Cairan bening mulai menetes pelan di paha mereka.

Tak lama kemudian, lima orang masuk ke ruangan: tiga sponsor utama (pengusaha kaya yang rutin mendanai theater) dan dua staff senior manajemen.

Sponsor tertua langsung mendekati Cynthia, tangannya meremas payudaranya dari luar lingerie dengan kasar. “Ini yang namanya Cynthia ya dada asli yang padat. Bagus.”

Cynthia menggigil. “Ahh Tangan Bapak kasar hahh aku aku member idol ini memalukan” Wajahnya memerah hebat, campuran malu dan getaran vibrator yang semakin mengganggu.

Anindya dikelilingi dua staff. Bokongnya yang montok diremas dan ditampar pelan. “Nghh!! Jangan di situ Kak ahhn bokongku sensitif hah hah

Awalnya berjalan lambat. Mereka hanya menjelajahi tubuh kedua member itu. Lingerie diturunkan perlahan. Payudara Cynthia dikeluarkan, putingnya yang pink dicubit dan dihisap bergantian oleh para sponsor. Anindya dipaksa membungkuk, vibrator ditarik keluar sebentar lalu diganti jari-jari kasar yang mengorek vaginanya.

“Hah ahh jangan hisap terlalu kuat putingku sensitif sekali uhhmm!!” desah Cynthia. Matanya mulai berkaca-kaca. Ia merasa diperlakukan seperti barang seks, tapi sensasi panas di perutnya semakin kuat.

Anindya menangis pelan. “Aaahh jari Kakak dua terlalu banyak aku basah kenapa aku basah hngg Anin malu ahhn!!”

Setelah pemanasan yang panjang, mereka mulai menggilir dengan lebih intens. Cynthia dipaksa berlutut. Dua kejantanan tebal bergantian memasuki mulutnya.

“Glk glk mmmphh!! Terlalu besar mulutku penuh hahh glk!!” Air liurnya menetes ke payudaranya yang bergoyang.

Di sebelahnya, Anindya ditindih di sofa. Kejantanan pertama masuk ke vaginanya dengan pelan tapi dalam.

“NGAAAAHHH!! Besar Kak Anin robek ahh ahh sakit tapi dalam sekali hahh hahh” Tubuh rampingnya melengkung hebat. Air matanya mengalir, tapi pinggulnya mulai bergerak pelan mengikuti irama.

Cynthia kemudian ditindih oleh sponsor gemuk. Kejantanan tebalnya mendorong masuk perlahan ke dalam vagina Cynthia yang sudah sangat basah.

“Aaaahhhhh!! Perutku penuh punya Bapak panas vibratornya masih nyala ahhn! Aku aku member JKT48 kok jadi seperti ini uuuuhhh!!”

Irama semakin cepat. Desahan keduanya semakin liar dan tak terkendali.

Cynthia: “Hah hah pelan dulu ahhahh lebih dalam ya di situ kontolnya ngena banget aaahhn!!”
Anindya: “Oohh genjot Anin bokongku diremas ahh ahh aku aku suka maaf Cyn enak hnggg!!”

Mereka diposisikan berdampingan. Saling berpegangan tangan sambil digenjot bergantian. Sponsor dan staff berganti-ganti, kadang memasukkan dua Kejantanan sekaligus ke dalam vagina Cynthia yang lebih longgar, sementara Anindya merasakan double penetration untuk pertama kalinya.

“NGAAAAAHHHH!!! Anus Anin sakit robek aaahhh penuh terlalu penuh hah hah tapi jangan berhenti deeper Anin mau uuuuhhh!!” jerit Anindya histeris.

Cynthia sudah hampir pingsan karena orgasme bertubi-tubi. “Aku cum lagi ahhahhAAAAHHHH!!! Squirt aku squirt rahimku penuh isi terus aku slave sponsor aku slave Theater hahh hahh!!”

Sekarang bagian paling brutal.
Cynthia dibaringkan lebar. Orang pertama dan Orang kedua mendekat.

“Siap DVP, Cyn? Dua batang gede sekaligus ngerusak rahim lo.”
Cynthia mata melotot, tapi suaranya penuh nafsu,

“Dua batang? rahim Cynthia bakal robek tapi masukin tolong NGAAAAAHHHHHHHH!!! DUA BATANG DI VAGINA AKU!! Robek perut Cynthia mau pecah ahh ahh genjot bareng hah hah enak enak banget dua batang masuk vagina Cynthia lebih cepat!! Aku cuma lubang buat kejantanan lo berdua AAHHH!!”

Orang Pertama dan Orang Kedua menghunjam bergantian dan bersamaan. Memek Cynthia diregangkan maksimal.

“Dalem dalem banget Cynthia cuma punya kalia genjot terus hancurkan aku aku cum aku cum lagi NGUUUHHH!!! Ahhh keluaarr Cynthia keluarr sambil DVP aaahhh!!”

Mereka akhirnya creampie bersamaan di dalam vagina Cynthia. Sperma panas dua orang memenuhi rahimnya hingga perut bawahnya membuncit dan cairan putih kental menyembur keluar tiap kali kejantanan berdenyut.

“Panas sperma dua orang vagina Cynthia banjir parah Cynthia creampie DVP hahh hahh terima kasih Pak terima kasih Mas

Malam itu berlangsung hampir dua jam. Kedua member JKT48 itu digilir habis-habisan. Tubuh mereka penuh bekas remasan, hisapan, dan cairan sperma kental yang menetes dari vagina dan anus.

Ketika semuanya selesai, Cynthia dan Anindya tergeletak lemas di atas sofa besar. Makeup luntur, rambut acak-acakan, lingerie robek di mana-mana. Vibrator masih menyala pelan di dalam tubuh mereka.

Cynthia memandang Anindya dengan mata sayu. “Anin kita benar-benar sudah nggak bisa mundur lagi ya
Anindya, dengan suara serak, hanya bisa mendesah pelan, “Tapi enak Cyn besok kita harus latihan lagi hah
Melody dan Shani berdiri di depan pintu, tersenyum puas.

“Bagus sekali penampilan kalian malam ini,” kata Melody. “Mulai sekarang, kalian berdua jadi slave utama untuk acara sponsor. Selamat datang di dunia hiburan yang sebenarnya.”

Ruangan VIP kembali sunyi, hanya tersisa napas tersengal dan desahan pelan dua member idol yang baru saja kehilangan segalanya sekaligus menemukan kenikmatan terlarang yang tak bisa mereka tolak lagi.